Blogger news

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label HARDWARE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HARDWARE. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Desember 2012

LG Berencara Bikin Prosesor Sendiri


detail berita

SEOUL - LG dikabarkan sedang bersiap masuk ke dalam pasar CPU. Deretan chip perdana besutannya akan dipamerkan dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2013.

Dilansir dari TechRadar, Selasa (4/12/2012), sumber The Korea Times mengatakan bahwa LG sudah menyiapkan chip produksi sendiri yang dimulai dari chip untuk Smart TV besutannya.

Chip pertama LG akan disebut sebagai H13. Huruf "H" dipilih dari kata home entertainment dan "13" mengindikasikan tahun peluncuran chip tersebut.

Meskipun membawa nama LG, chip tersebut nantinya akan diproduksi oleh Taiwan Ssemiconductor Manufacturing Company (TMSC). Mereka akan membuatnya menggunakan teknologi 28 nanometer.

Langkah yang diambil LG akan menjadikannya lebih independen dalam hal produksi komponen. Raksasa elektronik Korea Selatan itu mulai melangkah ke sana pada tahun lalu ketika melakukan perjanjian produksi chip berbasis desain ARM. (yhw)

Silahkan anda buka di situs resmi : okeone.com

Kamis, 29 November 2012

Era Komputer Desktop Diprediksi Berakhir


detail berita

WASHINGTON - Akhir zaman bagi komputer desktop diprediksi telah semakin dekat. Hal tersebut ditandai dengan perubahan yang dilakukan Intel dalam caranya menghubungkan prosesor dengan papan sirkuit atau motherboard.

Dilansir dari Cnet, Rabu (28/11/2012), prosesor komputer desktop dipasang ke papan sirkuit utama sebuah komputer melalui soket. Prosesor Intel yang cocok dengan soket itu kemudian dipasang oleh pengguna. Desain pemasangan seperti itulah yang dikabarkan akan terancam hilang.

Sementara itu, saat ini prosesor mobile semakin berkembang. Prosesor mobile disolder langsung ke papan sirkuit dan memberikan kelebihan dalam hal desain. Pasalnya, dunia mobile sangat sensitif dengan ruang dan setiap milimeter yang disisakan sangatlah berarti.

Cara pemasangan seperti di prosesor mobile itu merupakan kutukan bagi pengguna komputer desktop. Pasalnya, menyolder prosesor ke papan sirkuit bisa membunuh segmen pasar para antusias, seperti gamer yang memilih prosesor sendiri sesuai kebutuhan.

Situs Semiaccurate mengklaim bahwa peralihan ke prosesor mobile tersebutlah yang berbahaya bagi prosesor komputer desktop. Matinya prosesor desktop diprediksi akan terjadi ketika prosesor Broadwell besutan Intel keluar pada 2014 mendatang. (yhw)

Bersumber : okezone.com

Rabu, 21 November 2012

CEO Intel Umumkan Masa Pensiun


detail berita

CALIFORNIA - Chief Executive Officer (CEO) Intel Paul Otellini secara mendadak mengumumkan niatnya untuk pensiun pada Mei 2013 diusia 62 tahun, lebih awal dari usia wajib pensiun yakni 65 tahun. Otellini telah mengabdi selama hampir 40 tahun dan menjadi CEO kelima Intel pada 2005.

Menurut juru bicara Intel, Chuck Mulloy, keputusan pensiun dini Otellini ternyata juga mengejutkan dewan direksi. Dewan direksi, kata Mulloy, telah mencoba mencegah keputusan Otellini dan menahannya untuk tetap memimpin Intel.

Dilansir dari Reuters, Selasa (20/11/2012), karena telah mengumumkan rencana pensiunnya, Intel mengatakan akan mempertimbangkan kandidat dari pihak internal dan eksternal dalam masa transisi yang diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan. Selama 45 tahun berdiri, Intel selalu memilih CEO dari dalam jajaran eksekutif perusahaannya.

Maka jika Intel mempertimbangkan menggaet pihak luar, beberapa analis Wall Street mengatakan langkah tersebut masuk akal karena kemungkinan Intel akan mengubah strateginya di dunia komputasi yang berubah sangat signifikan sejak munculnya internet. Namun menurut Mulloy, calon internal memiliki kesempatan lebih besar dibandingkan para pesaing potensial dari luar perusahaan.

"Untuk perusahaan yang memiliki ukuran dan kompleksitas seperti Intel, maka calon internal akan memiliki keuntungan alami. Tapi dengan tata kelola perusahaan yang baik saat ini, Anda harus melihat di dalam dan luar," jelas Mulloy.

Sambil menunggu pengganti Otellini, Intel mengatakan telah mempromosikan tiga eksekutif untuk menjadi Executive Vice President yaitu Renee James yang bertanggung jawab untuk software Intel, Brian Krzanich yang menjabat sebagai Chief Operating Officer dan mengawasi menufatur, serta Stacy Smitch yakni Chief Financial Officer dan Director of Corporate Strategy.
(adl)

Bersumber : okezone.com

Jumat, 16 November 2012

Samsung Bantah Naikkan Harga Prosesor Apple




detail berita

SEOUL - Samsung membantah meminta uang tambahan untuk memproduksi prosesor seri A milik Apple. Hal itu dilaporkan oleh surat kabar Korea, The Hankyoreh, mengutiip informasi dari seorang eksekutif Samsung.

Dilansir dari Softpedia, Jumat (16/11/2012), laporan dari surat kabar Korea tersebut disampaikan oleh situs The Street. "Setelah beredar laporan pada awal pekan ini bahwa raksasa teknologi Korea Selatan meningkatkan harga application prosesor (AP) Apple hingga 20 persen, Samsung Electronics secara resmi membantah laporan tersebut ke The Hankyoreh, sebuah surat kabar yang berbasis di Seoul, Korea Selatan," demikian laporan yang tertulis di The Street.

Para petinggi Samsung yang tidak disebutkan namanya juga mengungkapkan, kesepakatan harga telah ditetapkan pada awal tahun dan tidak akan bisa berubah dengan mudah.

Kabar mengenai Samsung yang menaikkan harga produksi AP Apple bermula dari laporan harian Korea, Chosun Ilbo. Surat kabar itu mencatat, Samsung berupaya menaikkan harga prosesor untuk perangkat mobile Apple. Bahkan, Apple yang tidak memiliki alternatif lain, disebutkan setuju dengan permintaan Samsung tersebut.
(adl)

Bersumber : okezone.com

Robot Penjepit Ini Diciptakan untuk Dihantam


detail berita

BOSTON - Seperangkat robot yang diciptakan dengan kemampuan menjepit bola baseball, digunakan sebagai penopang agar bola tersebut dapat dipukul oleh penggunanya. Dinamakan iRobot, robot ini merupakan bagian dari program DARPA Autonomous Robotic Manipulation (ARM).

Dilansir Spectrum.ieee, Jumat (16/11/2012), apa yang membuat robot "tangan" ini berbeda dari desain lainnya ialah, robot ini memiliki penjepit yang lunak, namun tetap kuat ketika dihajar menggunakan tongkat baseball. Bila robot tradisional atau robot desain lainnya terlihat kaku, sehingga Anda perlu mengontrol posisi mereka dengan presisi yang benar.

iRobot ini tampil lebih pintar, yakni memiliki sensor ketika bola diletakkan padanya, maka otomatis dia akan menjepit atau mencengkeram bola tersebut. Anda yang ingin melihat videonya, bisa mengakseslink ini.

"Tangan (robot) kami benar-benar menggunakan kontak dengan lingkungan. Sehingga, kami tidak bergantung pada sensor mahal untuk memposisikan tangan," terang Chris Jones, Direktur Research Advancement.

Ia menjelaskan, karena iRobot ini lembut dan compliant (sesuai dengan ukuran bola), tangan si pengguna bisa menghantam bola dengan keras tanpa harus khawatir robot ini akan rusak. Jones mengatakan, jari-jari pada robot ini terbuat dari bahan polimer yang menyerupai karet.

iRobot tidak hanya dapat mencengkeram objek yang kecil seperti kunci, namun juga cukup kuat untuk mengangkat beban seberat 22,7 kilogram (50 pounds). (fmh)


Bersumber : okezone.com

Robot Jelajah NASA Teliti Bebatuan di Mars



detail berita

CALIFORNIA - Setelah meneliti pasir di Mars, robot penjelajah (Curiosity) buatan National Aeronautics and Space Administration (NASA) mulai meneliti bebatuan di planet merah tersebut.

Dilansir Dailycamera, Jumat (16/11/2012), Curiosity siap untuk menempuh perjalanan di lanskap Mars. Robot dengan proyek NASA senilai USD2,6 miliar ini akan mengebor batu dan meneliti material tersebut.

Robot beroda enam ini telah mendiami selama lebih dari sebulan di sebuah gundukan pasir, di mana Curiosity sibuk meraup tanah. Selain itu, robot canggih ini juga meneliti atmosfer, mengukur tingkat radiasi di permukaan tanah.

Ashwin Vasavada, ilmuwan Curiosity menjelaskan bahwa robot buatan badan antariksa asal Amerika Serikat ini akan mulai beraktivitas beberapa hari ke depan. "Ini adalah landasan yang benar-benar memberikan Anda kisah Mars kuno," kata Vasavada dari NASA Jet Propulsion Laboratory.

Ia mengatakan, tanah di Mars ini sedikit lebih sulit untuk diteliti. Karena, ilmuwan belum tahu berapa usia tanah tersebut atau belum mengetahui dari mana asalnya.

Seperti diketahui, robot NASA seukuran mobil ini mendarat di Kawah Gale (Gale Crater), yang merupakan wilayah dekat khatulistiwa Mars. Curiosity pertama kali menampakkan rodanya di permukaan Mars pada Agustus lalu, guna menyelidiki apakah lokasi pendaratan tersebut memiliki tanda terkait kehidupan mikroba.

Destinasi akhir Curiosity adalah gunung setinggi 3 mil yang menjulang dari pusat kawah, yang kaya akan kandungan mineral. Ilmuwan berharap, sampai akhir tahun, Curiosity dapat mencapai dasar gunung, namun tampaknya, robot NASA ini kemungkinan diperpanjang untuk tinggal di tempatnya saat ini. (fmh)

Bersumber : okezone.com

Penjualan Global PlayStation 3 Capai 70 Juta Unit



detail berita

TOKYO - Sony Computer Entertainment mengumumkan pencapaian terkait penjualan global dari konsol game yang diproduksi, PlayStation 3. Perusahaan yang berkantor pusat di Jepang itu mengumumkan bahwa konsol PlayStation 3 telah terjual sebanyak 70 juta unit di seluruh dunia.

Dilansir Vg247, Jumat (16/11/2012), sejak diluncurkannya 2006, konsol gamePlayStation generasi ketiga ini telah mencapai angka penjualan 70 juta unit. Pencapaian ini secara resmi ditetapkan pada 4 November 2012.

Kini, ada lebih dari 3.590 penerbit gameuntuk konsol PlayStation 3. Selain itu, terdapat total lebih dari 595 juta unit game PlayStation 3 yang terjual di seluruh dunia.

Sementara itu, sistem kontrol gerak PlayStation Move telah membukukan angka penjualan 15 juta unit sejak diluncurkannya pada September 2010. PlayStation Move mendukung dengan lebih dari 400 judul game.

Sony juga mengungkapkan bahwa PlayStation 3 telah mengalami evolusi terkait revisi hardware. Konsol game PlayStation 3 dengan model Super Slim telah dirilis pada September lalu. Sony mengklaim konsol game model ramping tersebut adalah konsol yang mengusung efisiensi energi serta kapasitas HDD lebih besar.

Selain itu, Sony juga mengumumkan platform PlayStation Network yang pernah diluncurkan pada PlayStation 3 di November 2006. Platform ini telah mendukung di 59 wilayah negara, memberikan konten yang dapat diunduh sebanyak 170 ribu.

Sebanyak 57 ribu konten pada PlayStation Network ini adalah terkait dengan game, selebihnya merupakan aplikasi hiburan seperti film, musik, serta sports(fmh)

Bersumber : okezone.com

Kacamata Pintar Vuzix Siap Saingi Google Glass





Jakarta - Kacamata pintar Google Glass mendapat saingan. Adalah produsen bernama Vuzix yang juga menggarap kacamata dengan kemampuan serupa. Mereka pun siap menjual produknya di pertengahan tahun 2013.

Dinamakan Vuzix Skart Glasses M100, piranti ini diperkuat dengan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich.

Meniru desain headset Bluetooth, M100 terdiri dari layar virtual display yang terintegrasi dengan WiFi dan Bluetooth, kamera 720p HD dan head-trackingsensor.

Terdapat juga noise-canceling microphone serta speaker. Kameranya sendiri bisa membidik foto atau video dengan resolusi 1280x720 yang bisa disimpan dalam kartu memori 8 GB-nya.

Dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (14/11/2012) headset ini juga bisa menampikan data yang dikumpulkan oleh smartphone ke pandangan si pengguna.

Adapun smartphone yang dimaksud tak terbatas hanya Android, melainkan ia juga bisa bekerja dengan iPhone.

Cnet menggambarkan bahwa image yang ditampilkan serupa dengan saat memegang layar smartphone dengan jarak 14 inch dari mata.

Prototipe dari piranti itu akan dipamerkan di ajang Consumer Electronic Shows yang digelar pada Januari tahun depan. President and Chief Executive Vuzix, Paul Travers mengatakan ia akan membanderol pirantinya kurang dari USD 500.


Bersumber : detik.com

Samsung Bantah Stop Pasokan LCD untuk Apple




KOMPAS.com - Samsung membantah laporan harian The Korea Times yang menyebut Samsung akan mengakhiri kerjasama memasok komponen layar LCD ke Apple mulai 2013. Juru bicara Samsung mengatakan, laporan ini tidak benar.

"Samsung tidak pernah mencoba untuk menghentikan pasokal panel layar LCD ke Apple," kata juru bicara kepada situs teknologi CNet, Senin (22/10/2012). Juru bicara meminta The Korea Times untuk merevisi beritanya.

Seperti diberitakan sebelumnyaThe Korea Times telah mengutip ucapan pejabat senior Samsung yang tak mau disebut namanya. "Samsung telah memangkas kiriman layar LCD ke Apple, dan mulai tahun depan tak akan lagi memasok komponen tersebut," ujar sumber itu.

Hubungan Apple dan Samsung belakangan ini memang merenggang. Apple dikabarkan telah mengurangi pesanan komponen dari Samsung. Komponen yang dikurangi itu antara lain chip memori, DRAM dan NAND.

Keduanya juga terlibat perang hukum hak paten terkait desain dan teknologi smartphone serta tablet. Perang hukum itu terjadi di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Australia, dan Korea Selatan.

HP Luncurkan Ultrabook "Rp 22 Juta" Siap Banting




JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah serbuan model-model Ultrabook dari berbagai produsen, HP mengambil langkah untuk membedakan produknya dengan meluncurkan Ultrabook yang dirancang khusus untuk pebisnis, EliteBook Folio 9470m.

"Produk kami lolos 26 ujian sesuai standar militer Amerika Serikat, termasuk uji tahan panas hingga 48 derajat, dingin, dan drop test dari ketinggian 18 inci dalam berbagai sudut," ujar Managing Director HP Indonesia Subin Joseph dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (23/10/2012).

IMG_0492
HP EliteBook Folio 9470m (gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Dia sempat mendemonstrasikan ketangguhan EliteBook Folio 9470m dengan menjatuhkannya ke lantai panggung. Ultrabook ini terlihat masih berfungsi normal setelahnya.

Ketangguhan EliteBook Folio 9470m, menurut Joseph, tidak dimiliki oleh Ultrabook lainnya, termasuk dari jajaran HP sendiri. "Hal lain pad EliteBook 9470m yang juga tak umum dijumpai pada ultrabook adalah tersedianya port VGA, serta kemampuan untuk tersambung pada docking standar. Tak ada ultrabook lain yang punya kemampuan serupa," tandasnya.

IMG_0485
Sebagian konektor input/ output milik HP EliteBook Folio 9470m (gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Di bagian dalam, ultrabook dengan bentang layar 14 inci ini dimotori oleh prosesor Intel Core-i Generasi Ketiga dipadu dengan RAM 4 GB.

Dari luar, layaknya ultrabook, HP EliteBook Folio 9470m tampak tipis dengan ketebalan 19 mm dan berat 1.63 kg. "Tentu saja, produk ini pun memenuhi semua persyaratan Intel tentang ultrabook, termasuk dalam batasan dimensi dan bobot," ujar Joseph.

HP EliteBook Folio 9470m dijadwalkan mulai tersedia di Indonesia pada bulan Desember tahun ini. Banderol harganya 2,300 dollar AS atau sekitar Rp 22 juta.

Selain ultrabook bisnis ini, dalam kesempatan yang sama HP juga memperkenalkan produk lain berupa komputer klien untuk desktop virtual t410 Smart Zero Client, serta t510 dan t610 Thin Client. T610 Thin Client dilengkapi prosesor AMD  G-Series dengan integrated graphics yang diklaim mampu menangani pemrosesan gambar 3D.

5 Kategori Komputer yang Mendukung Windows 8




JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem operasi Windows 8 resmi dirilis oleh Microsoft pada 26 Oktober 2012. Produsen komputer pun menyambutnya dengan memproduksi beragam jenis perangkat komputer. Bahkan, ada sebuah komputer kategori baru yang diproduksi oleh produsen.

Selain dinavigasi melalui papan ketik, papan sentuh, dan tetikus, komputer bersistem operasi Windows 8 juga dapat dinavigasi dengan sentuhan jari.

Berikut ini adalah kategori perangkat komputer yang siap dipasangkan Windows 8.

Laptop
Laptop
Yang pertama adalah komputer jinjing atau laptop, atau ada juga yang menyebutnya komputer clamshell (kulit kerang), karena bisa dibuka-tutup bak kerang. Kategori ini dibagi lagi dalam jenis notebook, netbook, danultrabook. Ada kemajuan pesat pada laptop generasi terkini, yang beberapa telah mendukung navigasi layar sentuh.

Tablet

Tablet
Windows 8 tak hanya dirancang untuk komputer pribadi, tapi juga didesain untuk perangkat tablet. Tablet yang menggunakan prosesor berarsitektur x86 berjalan dengan sistem operasi Windows 8. Sedangkan tablet yang menggunakan prosesor berarsitektur ARM berjalan dengan Windows RT (Run Time).

Beberapa tablet Windows 8 disertai dengan aksesori penutup atau dock papan ketik (keyboard). Jika tablet dipasangkan ke dock, ia seakan berubah wujud menjadi notebook. Beberapa tablet Windows 8 yang menggunakan prosesor Intel Atom ataupun Core i menyediakan port USB, slot kartu memori eksternal, jackaudio 3,5mm, sampai port HDMI.

Convertible
Convertible
Ini adalah komputer kategori baru yang memadukan fungsi tablet dan ultrabook. Pada umumnya komputerconvertible bisa digeser, tetapi ada pula produsen yang membuat layar komputer convertible bisa diputar. Bagian layar dan keyboard-nya didesain menyatu, tak bisa dilepas.

Convertible tampak seperti ultrabook jika digeser ke atas atau dalam posisi terbuka. Jika digeser ke bawah atau dalam posisi tertutup, ia tampak seperti tablet. Konektivitas pada convertible juga lengkap, mulai dari USB, kartu memori eksternal, jack audio 3,5mm, sampai port HDMI.

PC All-in-One (AIO)

All-in-One PC
Mesin dan layar pada komputer All-in-One (AIO) didesain dalam satu ruang. Orang yang membeli AIO biasanya membutuhkan perangkat komputer yang hemat ruang dan digunakan untuk aktivitas multimedia sampai hiburan. Port dan slot konektivitas tersedia di sisi samping ataupun belakang layar.

Komputer AIO Windows 8 memiliki sensor layar sentuh yang lebih baik karena sistem operasi ini memang dimaksimalkan untuk layar sentuh.

Desktop
Desktop 
Bagi Anda yang memiliki komputer desktop, Anda tentu bisa memperbarui sistem operasi ke Windows 8. Pastikan bahwa komputer Anda memenuhi spesifikasi perangkat keras minimum Windows 8 agar komputer bisa berjalan mulus dan gegas.

Berikut ini adalah spesifikasi minumum komputer Windows 8:
  • Prosesor kecepatan 1GHz atau lebih tinggi
  • RAM minimum 1GB untuk Windows 8 versi 32bit, dan RAM minimum 2GB untuk Windows 8 versi 64bit.
  • Siapkan ruang hard disk 16GB untuk Windows 8 versi 32bit, dan ruang 20GB untuk Windows 8 versi 64bit.
  • Kartu grafis mendukung fitur Microsoft DirectX 9 atau lebih tinggi.

Windows 8 versi 32bit hanya mendukung RAM dengan kecepatan hingga 3GB. Sedangkan versi 64-bit bisa lebih besar dari 3GB. Jika menginginkan kecepatan komputasi lebih tinggi, pengguna disarankan memakai RAM di atas 2GB.
Berita-berita lain seputar Windows 8 dapat disimak di liputan khusus "Windows 8"

Zenbook Prime, Ultrabook untuk Kerja dan Main




KOMPAS.com - Tipis dan ringan, itulah dua kelebihan yang ditawarkan oleh ultrabook dibandingkan notebook biasa. Namun, seringkali dimensi fisik tersebut mengorbankan faktor lainnya seperti kinerja dan harga yang membumbung tinggi.

Nah, lewat Zenbook Prime UX32VD, Asus coba menawarkan produk  all-rounder yang bukan hanya memiliki lekuk tubuh langsing ala ultrabook, namun juga spesifikasi hardware yang relatif bertenaga sambil tetap mempertahankan harga yang bersahabat. Berhasilkah upaya Asus?

Desain

asus_ux32v_back
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Layaknya ultrabook, Asus Zenbook UX32VD mangusung tampilan tipis dengan ketebalan maksimum 18mm. Tubuh ultrabook meruncing ke arah pinggir (tapered design), sementara jenis material yang digunakan adalah aluminium.
asus_ux32v_unit
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Adapun bobotnya relatif ringan, hanya sekitar 1,45 kg sehingga tidak terlalu membebani pengguna ketika dibawa di dalam tas.

asus_ux32v_logojpg
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Logo Asus tertera di bagian belakang layarnya yang terbuat dari polished aluminum. Warna perak menjadi tema utama ultrabook ini. Stiker logo pun berwarna putih dan abu-abu agar selaras.

Asus menempatkan seluruh port input/ output di sisi kanan dan kiri ultrabook ini.

asus_ux32v_side2
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Deretan konektor di sisi kiri adalah:
- 1x USB 3.0
- SD Card Reader

asus_ux32v_side
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Sementara konektor di sisi kanan adalah:
- 2x SUB 3.0
- 1x HDMI
- 1x Mini-VGA
- Headphone-out jack (3,5mm, audio-in combo)
- Adaptor

Keyboard pada Asus Zenbook UX32VD menggunakan desain chiclet dengan tombol-tombol berwarna hitam. Rangkaian tombol dipisahkan oleh celah yang lumayan lebar.

asus_ux32v_keyboard
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Touchpad yang dipakai berukuran relatif besar untuk ukuran komputer jinjing, yaitu selebar 10.5 x 7cm. Seluruh permukaannya sensitif terhadap tekanan, jadi pengguna bisa menekan di area manapun  untuk memberikan input. Tombol klik kiri dan kanan dibedakan dengan sebuah pemisah di bagian bawah.

Tentu saja, touchpad ini pun mendukung input multi-gesture seperti two-finger scrolling.

asus_ux32v_backlit
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Untuk memudahkan pengguna ketika mengetik dalam kondisi kurang cahaya, keyboard Asus Zenbook UX32VD dilengkapi fasilitas backlighting yang intensitasnya bisa diatur menggunakan tombol function.

Sayang, Asus Zenbook UX32VD tidak memiliki port ethernet dan VGA built-in. Padahal, kedua fitur ini adalah kelengkapan yang cukup vital, terutama untuk pengguna bisnis dan kantoran yang seringkali harus menyalurkan keluaran gambar ke perangkat display tambahan serta tersambung ke jaringan melalui kabel.

Sebagai gantinya, Asus menyediakan dongle VGA dan ethernet terpisah, lengkap dengan sebuah pouch mungil yang bisa dimanfaatkan untuk membawa kedua alat tersebut dalam perjalanan.

Uji Pemakaian

Asus Zenbook UX32VD dilengkapi dengan prosesor dual-core Intel Core i5-3317U berkecepatan 1,7 GHz, dipadu RAM DDR3 sebesar 4 GB.

asus_ux32v_cpuz

Kombinasi ini udah lebih dari cukup untuk menangani berbagai macam skenario penggunaan, mulai dari sekedar menjalankan word processing, berselancar di internet, hingga photo editing.

Menjalankan aplikasi multimedia pun tak masalah. Film full-HD (1080p) dapat dimainkan dengan lancar. Akan tetapi, resolusi layar 1366x768 yang terbilang standar pada Asus Zenbook UX32VD sedikit mengurangi keasyikan saat bermultimedia.

Kualitas display dari Asus Zenbook UX32VD pun relatif biasa saja. Tak ada rasio kontras super tinggi yang bisa membuat gambar tampil kinclong. Walaupun begitu, untuk penggunaan casual ataupun bekerja, tampilan layar ultrabook ini sudah memadai.

Layar unit sample Asus Zenbook UX32VD yang diterima KompasTekno menggunakan jenis permukaan matte sehingga meminimalisir pantulan dari lingkungan sekitar.

Sebagai informasi, Asus menjual varian lain dari Zenbook UX32VD yang memilkki layar IPS ber-resolusi 1920x1080. Kualitas tampilannya lebih tinggi, tetapi harganya lebih mahal pula.

Asus Zenbook UX32VD menggunakan media penyimpanan hard disk berkapasitas 500 GB yang dipercepat dengan SSD cache sebesar 24 GB. Kombinasi dua medium berbeda jenis tersebut membantu mempercepat waktu tunggu saat loading aplikasi.

Ultrabook ini pun menyediakan fasilitas Instant-on sehingga mampu menyala kembali dalam waktu 2 detik begitu "dibangunkan" dari mode sleep.

Bagaimana ketika ultrabook ini dipakai mengetik? Tombol-tombol Asus Zenbook UX32VD terasa cukup empuk dan memberikan feedback yang cukup positif sehingga terasa nyaman untuk menulis. Sayangnya, touchpad UX32VD yang berukuran besar justru terasa mengganggu.

Walaupun responsif, seringkali touchpad yang lebar ini tersentuh secara tidak sengaja dan (dalam kebanyakan kasus, oleh ibu jari tangan kanan) sehingga memberikan input yang tidak dikehendaki. Karena ukuran fisiknya yang relatif besar itu, penempatan touchpad yang persis di tengah palmrest terkesan tidak optimal.

Selain pemroses grafis Intel HD 4000 bawaan prosesor Core i5 yang tertanam di dalamnya, Asus Zenbook UX32VD dilengkapi dengan discrete graphics berupa Nvidia GeForce GT 620M.

asus_ux32v_gpuz

Tergoda untuk menjajal kemampuan gaming ultrabook ini, KompasTekno menjalankan sebuah judul game dengan kebutuhan sistem sedang, yaitu Mass Effects 3.

Hasilnya, game mampu dijalankan dengan frame rate di atas 30 FPS dengan setting grafis maksimum di resolusi native layar (1366x768) , termasuk menyalakan fitur anti-aliasing. Akan tetapi hal tersebut hanua berlaku untuk scene indoor saja. Begitu tokoh utama game terlibat pertempuran di area outdoor, angka FPS langsung menurun jauh.

asus_ux32v_masseffects3

Kartu grafis GeForce GT 620M sendiri bukanlah tipe pemroses grafis yang ditujukan untuk bermain game kelas berat. Pengguna masih dapat memanfaatkan Asus Zenbook UX32VD untuk bermain judul-judul game yang tidak terlalu menuntut, tetapi beberapa kompromi perlu dilakukan agar game bisa berjalan mulus, seperti menurunkan resolusi dan detail grafis.

Sebagai tambahannya, dengan pemroses grafis Nvidia ini pengguna bisa memanfaatkan akselerasi GPU (CUDA) di sejumlah aplikasi, seperti pengolah foto Adobe Photoshop dan software video encoding. Akselerasi CUDA bisa mempercepat tugas-tugas yang berkaitan dengan video atau pengolahan gambar.

Dengan teknologi Optimus, pengoleh grafis GeForce GT 620M hanya akan diaktifkan ketika ultrabook menjalankan aplikasi yang perlu tenaga pemrosesan maksimal, seperti game. Di luar itu, seperti ketika mengetik dan browsing, grafis terintegrasi Intel HD 4000 akan mengambil alih sehingga menghemat baterai.

Soal ini, daya tahan baterai Asus Zenbook UX32VD termasuk standar untuk ukuran ultrabook sekelasnya, kalau bukan sedikit lebih rendah.

Ketika dipakai untuk browsing dengan WiFi, baterai ultrabook ini mampu bertahan selama lebih dari 4 jam. Saat dipaksa bekerja keras dengan game, angka tersebut turun di bawah kisaran 3 jam.

Kesimpulan

Dengan spesifikasi hardware dan tubuh langsing yang dimilikinya, Asus Zenbook UX32VD adalah perangkatmobile serba bisa yang mudah dibawa kemana-mana.

Ultrabook ini bisa dibilang mampu menangani hampir semua kebutuhan pengguna kasual, mulai dari menyelesaikan pekerjaan hingga menemani pemakainya bermain game.

Sedikit kekurangannya terletak pada ketiadaan port VGA dan Ethernet yang cukup penting. Sebenarnya kedua port ini memang tidak umum ditemukan pada ultrabook karena relatif memakan tempat. Inilah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan tubuh langsing ultrabook.

Sebagai solusinya, Asus menyediakan dongle VGA dan Ethernet. Pengguna harus berhati-hati agar tidak kehilangan dua alat ini ketika membawanya di perjalanan.

Kekurangan lain terletak pada touchpad yang sedikit terlalu lebar sehingga seringkali tersentuh tanpa sengaja.

Di luar itu, ultrabook ini bisa diandalkan untuk menemani penggunanya saat mengerjakan tugas serius dan bermultimedia.

Saat ini Asus Zenbook UX32VD dijual dengan kisaran harga Rp 9 juta. Di Indonesia, Asus juga menyediakan Zenbook Prime UX32VD dengan prosesor Intel Core i7-3517U (dual core 1,9 Ghz) dan layar IPS ber-resolusi 1920x1080 dengan harga sekitar Rp 11,5 juta.

Asus Zenbook UX32VD

Kelebihan:
+ Discrete graphics NVIDIA GeForce GT 620M
+ Desain menarik dengan casing aluminium tipis dan backlit keyboard
+ Menyediakan adapter VGA dan ethernet

Kekurangan:
- Touchpad sedikit terlalu lebar
- Daya tahan baterai kurang memuaskan
- Kualitas layar biasa saja
Spesifikasi:

Prosesor: Intel Core i5-3317U (dual-core, 1,7 GHz)
Sistem Operasi: Windows 7 Home Premium
Memori: 4 GB DDR3
Layar: 13,3 inci, 1366x768
Grafis: Intel HD 4000, NVIDIA GeForce GT 620M
Storage: Harddisk 500 GB + 24 GB SSD cache
Konektivitas: WiFi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 4.0
Input/ output: 1x headphone-out, 3x USB 3.0, 1x HDMI, 1x Mini VGA (Display Port), 1x SD card reader
Dimensi fisik: 325 x 223 x 5.5-18 mm (PxLxT)
Bobot: 1,45 kg

VivoTab, Trio "Convertible" Windows 8 dari Asus




JAKARTA, KOMPAS.com - Di samping komputer desktop dan notebook konvensional, sistem operasi Windows 8 juga tersedia di perangkat -perangkat convertible yang memadukan konsep tablet dan notebook dalam satu kemasan.

Salah satunya berasal dari Asus yang memperkenalkan keluarga VivoTab dalam sebuah acara di Jakarta hari Senin (29/10/2012) kemarin.

"Produk ini sekilas terlihat sama dengan seri Transformer dari Asus, tetapi kami menggunakan nama Vivo yang menandakan bahwa produk tersebut  berbasis Windows 8," ujar Manager Produk dan Marketing Asus Indonesia Juliana Cen.

Terdapat tiga model perangkat convertible notebook-tablet VivoTab yang akan diluncurkan di tanah air. Masing-masing dibedakan oleh jenis platform sistem operasi dan perangkat docking keyboard yang digunakan.

Model pertama adalah VivoTab TF810 yang menduduki posisi teratas dalam hierarki produk ini. Tablet tersebut memiliki bentang layar 11,6 inci dengan ketebalan 8,7 mm dan bobot 675 gram.

Asus juga menambahkan stylus Wacom Digitizer yang dapat digunakan untuk menggambar atau menulis di atas permukaan layar VivoTab.

Perangkat ini tersambung ke keyboard tambahan melalui metode "docking" di mana layar dikoneksikan dengan engsel khusus yang akan meneruskan input dari touchpad dan keyboard ke perangkat utama.

Asus-7
Asus VivoTab RT TF600, perangkat tablet convertible dengan keyboard docking (gambar: oik yusuf/ kompas.com)

Adapun semua komponen internal VivoTab, termasuk prosesor dual-core Intel 1,8GHz, RAM 2 GB, dan SSD 64 GB seluruhnya tertanam di unit layar sehingga VivoTab bisa difungsikan layaknya tablet tanpa memakai keyboard.

Di bawah VivoTab TF810, ada Asus VivoTab RT TF600 yang mengandalkan prosesor NVIDIA Tegra 3 berbasis ARM. Sistem operasi yang digunakan pun adalah Windows RT. Metode penyambungan dengan keyboard sama-sama menggunakan docking.

Terakhir, Asus menyediakan VivoTab Smart ME400 yang menggunakan hardware Intel dan sistem operasi Windows 8. Berbeda dengan dua saudaranya, perangkat ini menggunakan keyboard model sleeve yang disatukan dengan casing. Konsepnya sedikit mirip dengan tablet Surface dari Microsoft.

Menurut Juliana, ketiga produk ini akan resmi diluncurkan pada kuartal keempat 2012 bersama satu produk hybrid lainnya, Asus Taichi.

Dia mengatakan, di masa depan Asus akan lebih berkonsentrasi mengembangakan perangkat Windows 8 semacam ini. "Kami memiliki harapan terhadap Windows 8 sebagai pendorong industri.Tetapi perangkat yang lebih konvensional, seperti notebook tanpa touchscreen dan menggunakan sistem operasi Windows 7, akan tetap tersedia untuk konsumen yang membutuhkan."

Ultrathin Samsung Punya Dua Kartu Grafis







JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah meluncurkan notebook super tipis dengan prosesor AMD pertama di Indonesia, Samsung kembali merilis laptop model Ultrathin yang dilengkapi dua pemroses grafis terpisah, Samsung Series 5 535U4X.

Pemroses grafis pertama tertanam di prosesor quad-core AMD A8-4555M (1.8 GHz), berupa kartu grafis terintegrasi Radeon HD 7600G. Pemroses grafis kedua datang dalam bentuk discrete GPU Radeon HD 7550M.

"Saat menjalankan aplikasi seperti game, kedua pemroses grafis ini akan aktif secara bersamaan untuk mempercepat kinerja pemrosesan grafis. Basisnya diambil dari teknology Crossfire AMD yang mengkombinasikan dua GPU untuk mengerjakan satu tugas," ujar Sales Development AMD Victor Herlianto di sela-sela acara peluncuran di Jakarta, Selasa (30/10/2012).

Daya tahan baterai Samsung Series 5 535U4X diklaim mencapai 6 jam untuk penggunaan ringan. Apabila dipakai bermain game, notebook tipis tersebut itu dikatakan masih bisa bertahan selama 3 jam.

Samsung Series 5 535U4X turut dilengkapi RAM 8 GB,  hard disk 1TB, dan DVD writer. Bentang layarnya 14 inci dengan resolusi 1366 x 768.

Hal lain yang ditawarkan notebook ini adalah dimensi fisik yang tipis (20mm) dan ringan dengan bobot 1,81 kg. Harganya dipatok pada kisaran Rp 7.290.000 tanpa OS.

Daftar Harga "Hard Disk" Portabel di Indocomtech





JAKARTA, KOMPAS.com - Perangkat hard disk portabel yang praktis sering menjadi pilihan kala memindahkan data berukuran besar karena praktis, mudah dibawa-bawa, dan mampu menampung banyak file.

Sederet produk hard disk portabel berukuran 2,5 inci dari berbagai produsen pun tak absen hadir di Indocomtech 2012. Tahun ini, rata-rata sudah menggunakan interface USB 3.0 atau FireWire 800 berkecepatan tinggi.

Berikut ini daftar produk hard disk portabel 2,5 inci dari sebagian produsen yang memajang produknya di area pameran:

Buffalo:

- MiniStation Extreme HD-PZU3 USB 3.0, 500GB: Rp 729.900
- MiniStation Extreme HD-PZU3 USB 3.0, 1TB: Rp 1.119.900
- MiniStation Pocket HD-PCT3 USB 3.0, 500GB: Rp 599.900
- MiniStation Pocket HD-PCT3 USB 3.0, 1TB: Rp 829.900
- MiniStation Pocket HD-PCT3 USB 3.0, 2TB: Rp 1.759.900
- Mini Station Plus HD-PNTU3 USB 3.0, 500GB: Rp 659.900
- Mini Station Plus HD-PNTU3 USB 3.0, 1TB: Rp 969.900
- Mini Station Plus HD-PNTU3 USB 3.0, 2TB: Rp 1.799.900

Toshiba: 
- Canvio Basic, USB 3.0, 500GB: Rp  587.000
- Canvio Basic, USB 3.0, 1TB: Rp 869.000

Transcend:  
- Storejet Anti-shock USB 2.0, 320GB: Rp 640.000
- Storejet Anti-shock USB 2.0, 500GB: Rp 670.000
- Storejet Anti-shock USB 2.0, 640GB: Rp 900.000
- Storejet Anti-shock USB 2.0, 750GB: Rp 910.000
- Storejet Anti-shock USB 2.0, 1TB: Rp 940.000
- Storejet Anti-shock USB 3.0, 500GB: Rp 720.000
- Storejet Anti-shock USB 3.0, 640GB: Rp 930.000
- Storejet Anti-shock USB 3.0, 750GB: Rp 950.000
- Storejet Anti-shock USB 3.0, 1TB: Rp 980.000
  
Western Digital:

- My Passport USB 3.0, 500GB: Rp 699.000
- My Passport USB 3.0, 1TB: Rp 979.000
- My Passport USB 3.0, 2TB: Rp 1.659.000
- My Passport for Mac USB 3.0, 500GB: Rp 729.000
- My Passport for Mac USB 3.0, 1TB: Rp 979.000
- My Passport for Mac USB 3.0, 2TB: Rp 1.659.000
- My Passport Studio for Mac Firewire 800, 500GB Rp: 1.095.000
- My Passport Studio for Mac Firewire 800, 1TB Rp 1.369.000
- My Passport Studio for Mac Firewire 800, 2TB Rp 2.045.000

Berita terkait pelaksanaan dan info harga di Indocomtech 2012 dapat diikuti di liputan khusus "Indocomtech 2012".

Berburu "Power Bank" di Indocomtech 2012






JAKARTA, KOMPAS.com - Alat penyimpan daya listrik sekaligus pengisi baterai portabel telah menjadi bawaan wajib bagi orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi dengan perangkat smartphone dan tablet.

Dari pantauan KompasTekno di pameran Indocomtech 2012, cukup banyak pengunjung yang membeli alat pengisi baterai portabel ini.

Alat penyimpan energi listrik sekaligus pengisi baterai portabel ini sering disebut power bank, atau ada pula yang menyebutnya charger portabel. Ia menyimpan daya listrik sehingga berfungsi mengisi baterai smartphonedan tablet dalam keadaan darurat.

Kapasitas daya yang tersimpan dalam power bank beragam. Semakin besar daya penyimpanannya, makin mahal pula harganya.

Berikut ini adalah beberapa produk power bank yang dijual di Indocomtech 2012, pameran produk teknologi informasi dan komunikasi yang digelar mulai 31 Oktober sampai 4 November 2012. Beberapa penjual memberi potongan harga selama pameran berlangsung.

Power bank Cooler Master (bisa didapat di stan Welcomm)
- 1.450mAh (khusus iPhone) Rp 150.000
- 1.500mAh Rp 99.000
- 2.700mAh Rp 199.000
- 5.600mAh Rp 450.000
- 6.600mAh Rp 560.000

Power bank Energizer (bisa didapat di stan OkeShop)
- 1.000mAh Rp 245.000
- 2.000mAh Rp 355.000
- 4.000mAh Rp 625.000
- 1.500mAh (khusus iPhone 4 & 4S) Rp 595.000
- 8.000mAh Rp 1.185.000
- 18.000mAh Rp 1.785.000

Power bank Just Mobile (bisa didapat di stan GadgetCiti.com)
- 2.200mAh Rp 425.000
- 5.200mAh Rp 680.000

Power bank Eneloop (bisa didapat di stan Eneloop)
- 5.000mAh Rp 385.000

Power bank Huntkey (bisa didapat di stan Zotac Indonesia)
- 4.400mAh Rp 208.000
- 5.200mAh Rp 348.000

Power bank Optimuz (bisa didapat di stan Transcend)
- 6.600mAh Rp 325.000
- 9.000mAh Rp 425.000
- 12.000mAh Rp 500.000

KompasTekno menyarankan agar Anda teliti sebelum membeli, jangan sekadar mencari harga murah, tetapipower bank yang Anda beli berpotensi merusak atau mengurangi kemampuan daya tampung baterai perangkat Anda.

Pilihlah power bank yang memiliki fitur perlindungan dari arus pendek listrik, dan dapat menghentikan pengisian ketika baterai smartphone atau tablet sudah terisi penuh. Yang tak kalah penting, pilihlah power bank yang disertai lampu indikator tingkat ketersediaan daya.

Berita terkait pelaksanaan dan info harga di Indocomtech 2012 dapat diikuti di liputan khusus "Indocomtech 2012".

Ada Adu Kencang Komputer di Indocomtech 2012





JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah hiruk pikuk pengunjung dan transaksi jual beli di Indocomtech 2012, puluhan anak muda asyik mengoprek komputer seakan tak acuh dengan keadaan ramai di pameran itu.

Mereka adalah para overclocker amatir yang berpartisipasi dalam lomba Amateur Overclocking Tournament (AOCT) 2012. Overclocker merupakan sebutan bagi penyuka komputer yang gemar "memaksa" komputer bekerja sekencang mungkin.

Overclocking adalah teknik memacu komputer hingga bejalan lebih kencang dari keadaan standar. Caranya adalah dengan menaikkan frekuensi kerja komponen prosesor, memori, atau kartu grafis sambil tetap berusaha meredam panas berlebih yang ditimbulkan.

Hal ini memerlukan pengetahuan teknis tentang komputer sekaligus kreativitas dalam memanfaatkan alat yang ada.

Lomba yang baru pertama kali diadakan di Indonesia ini mengakomodir para overclocker pemula yang ingin menguji kemampuannya melawan sesama pehobi awam.

Tujuannya, menurut Dedy Irvan dari situs teknologi Jagat Review selaku penyelenggara lomba, adalah melakukan regenerasi overclocker. "Kami ingin memunculkan wajah-wajah baru, memupuk penerus komunitas overclocker di Indonesia. Karena itulah lomba ini tidak terbuka untuk mereka yang sudah ahli," ujarnya ketika dijumpai di lokasi lomba, Kamis (1/11/2012).

AOCT 2012 memang hanya boleh diikuti oleh overclocker yang belum berpengalaman. Di situs mikro lomba ini bahkan dipampangkan nama-nama overclocker kawakan yang tak boleh ikut serta. Total ada 40 nama dalam daftar hitam tersebut.

"Mereka yang pernah berpartisipasi dalam lomba berskala nasional tidak bisa (ikut lomba). Satu syaratnya lagi adalah belum pernah menang lomba dari tahun 2009 hingga sekarang," jelas Dedy.

Dia menambahkan, meski berjasa membawa nama Indoenesia ke kancah internasional, overclocker kelas kakap seringkali membuat ciut para amatir yang ingin ikut lomba sehingga berpotensi menghalangi para orang baru membuat prestasi serupa.

Padahal, jumlah peminat overclocking yang memiliki kemampuan tinggi di seantero Indonesia tidak sedikit. "Kami sudah mendapat permintaan dari daerah-daerah, pulau Jawa, Sulawesi, hingga Kalimantan. Mereka mau ikut karena lomba ini khusus amatir."

Hal senada diucapkan oleh salah satu peserta, yaitu pasangan Kanigoro dan Ahmad Nurfatomi. Dua mahasiswa jurusan Sistem Informasi dari Universitas Gunadarma ini mengaku senang bisa berpartisipasi dalam lomba amatir yang cukup besar seperti AOCT 2012.

"Sebelumnya, kami hanya ikut lomba di kampus-kampus, lawannya mahasiswa juga. Kalau di sini lingkup pesertanya lebih luas, lebih beragam, tapi sama-sama sebanding kemampuannya" ujar Ahmad Nurfatomi, yang bersama kawannya berhasil menjadi salah satu juara di hari kedua penyelenggaraan lomba.

AOCT 2012 berlangsung mulai tanggal pembukaan hingga penutupan Indocomtech 2012, yaitu 31 Oktober sampai Minggu, 4 November mendatang.

Hari pertama menyelenggarakan seleksi peserta. Sebanyak 18 tim dari keseluruhan 29 tim diseleksi lewat audisi menurut pengetahuan teknis overclocking dan kemampuan merakit komputer. Para pemenang adalah mereka yang berhasil memaksa komputer bekerja sekencang mungkin tanpa menjadi tidak stabil akibat panas berlebih.

Tiga hari berikutnya, diadakan lomba untuk memilih 6 tim terbaik yang akan saling bersaing di tahapan grand final di hari kelima. Hadiah yang disediakan berupa paket komponen-komponen komputer dengan nilai total lebih dari Rp 50 juta.



Intel Mau Buat Prosesor 48 "Core" untuk "Smartphone"





KOMPAS.com  Apa jadinya kalau smartphone dalam genggaman tangan bisa berjalan sekencang komputer desktop mainstream atau bahkan superkomputer?

Dalam lima hingga sepuluh tahun lagi, hal tersebut akan menjadi kenyataan. Itulah jangka waktu yang diperlukan Intel yang sedang mengembangkan prosesor smartphone dengan jumlah inti CPU (core) hingga 48 buah.

Untuk apa jumlah inti prosesor sebanyak itu? "Saya pikir, dengan makin mengarahnya metode interaksi menjadi semakin natural, manusiawi, maka kebutuhan akan kinerja akan naik pula," ujar Chief Tecnhology Intel, Justin Rattner, seperti dikutip dari Cnet.
"Dari segi penggunaan energi, cara yang paling efisien untuk mempertinggi kinerja adalah dengan memperbanyak jumlah inti prosesor," Rattner menambahkan.

Rattner mengacu pada jenis-jenis antarmuka, seperti speech recognition, augmented reality, dan hal-hal lainnya yang sejenis. Semakin populer metode interaksi ini, maka kebutuhan processing power akan semakin meningkat.

Saat ini, smartphone atau tablet paling banyak memiliki jumlah inti prosesor sebanyak empat buah. Chip Atom buatan Intel sendiri hanya memiliki satu buah inti.

Jumlah inti yang lebih banyak memungkinkan sebuah perangkat untuk membagi-bagi tugas ke inti-inti berbeda dan mengerjakan semuanya secara bersamaan. Misalnya, satu inti ditugasi mengenkripsi e-mail sedang yang lainnya menjalankan aplikasi atau game.

Masing-masing inti prosesor pun tak harus memiliki kecepatan yang sama. Beberapa yang mendapat tugas berat bisa berjalan dengan kecepatan maksimal, sementara yang hanya mendapat tugas ringan bisa berjalan dengan kecepatan rendah untuk menghemat daya.

Dengan begini, perangkat terkait akan menjadi lebih kencang dan lebih efisien soal penggunaan energi.

Memperbanyak jumlah inti prosesor sebenarnya bukan hal baru. Komputer desktop sudah sejak bertahun-tahun lalu menerapkan prosesor dengan banyak inti.

Prosesor dengan lebih dari satu inti pun telah menjadi hal yang jamak ditemukan pada gadget mobile, misalnya yang menggunakan prosesor NVIDIA Tegra 3 atau Samsung Exynos.

Akan tetapi, meski software yang mampu memanfaatkan jumlah inti sebanyak itu masih belum bisa dibayangkan, prosesor mobile dengan 48 core tentu akan membuka banyak kemungkinan.

Patrick Moorhead dari lembaga analisis Moor Insights and Strategy mengatakan bahwa jumlah core yang lebih banyak serta software yang lebih pintar kelak akan membuat gadget mobile bisa sepenuhnya menggantikan fungsi komputer desktop.

"Bayangkan, seluruh komputer yang saya perlukan berada dalam genggaman. Ketika saya melangkah ke kantor, ia akan terhubung secara otomatis dengan monitor dan perangkat lain lewat interface wireless. Dalam sekejap saya sudah bisa berinteraksi lewat layar sentuh, keyboard, mouse, atau voice recognition. Hal itu akan mengubah konsep dan definisi kemampuan perangkat mobile," ujarnya.

"Tablet Canggih Lebih Dilirik Ketimbang PC Murah"






KOMPAS.com -  Banyaknya pilihan perangkat komputasi membuat konsumen lebih selektif dalam memilihnya. Saat ini, konsumen dianggap telah menyadari bahwa perangkat tablet dengan performa tinggi lebih baik daripada PC yang berharga murah berkinerja rendah.

Pendapat tersebut datang dari Chief Executive Nvidia Jen-Hsun Huang, perusahaan yang bekecimpung dalam pasar PC dan perangkat mobile sekaligus, dalam conference call dengan sejumlah analis pada Kamis (8/11/2012).

Seperti dikutip Venture Beat, Huang mengungkapkan bahwa, dalam kuartal fiskal tiga yang berakhir 28 Oktober lalu, 30 persen pemasukan Nvidia disumbang oleh produk-produk non-PC. Tiga tahun lalu, kontribusinya cuma 3 persen.

Prosesor mobile seri Tegra dari Nvidia sukses meraih pelanggan di pasar tablet dan smartphone. Kuartal lalu, Nvidia mencatat pemasukan bersih 209,1 juta dollar AS atau 33 sen per lembar saham, naik dari 178,3 juta dollar AS atau 29 sen per lembar saham setahun sebelumnya.

Huang mengakui, pesanan chip Tegra untuk perangkat Android Google dan tablet Microsoft Surface membantu menutup kehilangan pendapatan perusahaan itu, terkait pasar PC yang menurun. Chip Tegra buatan Nvidia antara lain juga dipakai di perangkat-perangkat tablet baru dari Lenovo dan Asus.

"Fundamental kami berada pada titik terbaik saat ini. Kami meningkatkan pangsa pasar. PC sedang tidak pasti, kami akan berhati-hati merencanakan langkah ke depan," ujar Huang.

Huang juga menambahkan bahwa Nvidia cukup berhasil dengan seri chip grafis "Kepler" miliknya yang digunakan di komponen PC. Produk ini berhasil mengikis pangsa pasar saingan Nvidia, Advanced Micro Devices atau AMD.

Sejauh ini, 70 persen pemasukan bisnis Nvidia masih disumbang oleh komponen PC, tetapi sektor itu sedang menurun sementara smartphone dan tablet terus tumbuh.

Terkait soal konsumen yang lebih memilih tablet bagus ketimbang PC murah, Huang mengatakan bahwa produk mobile Nvidia tak mengancam saudaranya di pasar PC. "Sebab, kami tak bermain di segmen PC murah."

NVIDIA terutama dikenal lewat gaming PC, di mana pengguna melengkapi komputer mereka dengan pemroses grafis super kencang yang jauh lebih baik dibandingkan konsol game saat ini.

Sebagai bagian dari rencana masa depannya untuk produk prosesor mobile, Nvidia giat berinvestasi di teknologi 4G LTE. 

Paten "Sudut Membulat" pada Tablet Milik Apple




KOMPAS.com - Portfolio paten Apple bertambah luas dengan tambahan sebuah hak cipta atas hal yang mungkin terdengar konyol, desain sudut membulat pada gadget.

Paten nomer D670,286 yang diajukan Apple pada 2010 lalu itu disahkan oleh Kantor Paten dan Merk Dagang Amerika Serikat  pada 6 November lalu, dengan deskripsi sebagai "desain ornamental untuk perangkat displayportable".

Seperti yang bisa dilihat pada ilustrasi, gambaran Apple tentang desain "sudut membulat" tak lain didasarkan pada rancangan tablet iPad generasi pertama.

Dengan demikian, apakah semua produsen gadget yang membuat tablet dengan "sudut membulat" mirip iPad terancam bakal dituntut Apple?

Ternyata tidak juga. Pasalnya, meski kebanyakan mengusung desain yang mirip, paten tersebut menyebutkan bahwa desain yang dimaksud terletak pada sisi luar pinggiran gadget.

Dalam keterangan ilustrasi, wilayah tempat berlakunya paten tersebut digambarkan dengan garis tegas - bukan yang terputus-putus.

Paten ini pun sangat mungkin digugurkan dalam pengadilan karena kurang spesifik. Lebih lanjut, paten ini hanya berlaku untuk tablet dengan rasio display 4:3 seperti yang dipakai iPad, sementara kebanyakan tablet lain (Android) memakai aspect ratio 16:9 atau 16:10.

Seperti dilansir oleh PhoneArena, hal yang paling menarik justru fakta bahwa Apple berhasil mematenkan desain "sudut membulat" tersebut meski sebelumnya dikira mustahil. Ini memicu pertanyaan soal perlunya mengubah metode evaluasi paten oleh Kantor Paten dan Merk Dagang Amerika Serikat.Apple-patents-the-rounded-rectangle (1)Apple-patents-the-rounded-rectangle (2)Apple-patents-the-rounded-rectangle (3)Apple-patents-the-rounded-rectangle (4)Apple-patents-the-rounded-rectangle