Blogger news

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label SCIENSE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SCIENSE. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Desember 2012

Ditemukan Relief Firaun Tertua di Dunia


detail berita


KAIRO - Peneliti Egyptology dari Yale University mengungkap temuan mereka tentang penggambaran firaun tertua. Sebuah situs di Mesir selatan menunjukkan ukiran batu yang merepresentasikan kehidupan firuan di masa lampau.

Dilansir Discovery, Senin (31/12/2012), peneliti menemukan relief yang ditemukan pada batu vertikal di wilayah Nag el-Hamdulab. Lokasi tersebut berjarak empat mil di utara Aswan Dam. 

Gambar ukiran batu tersebut memperlihatkan firaun yang menaiki perahu dengan beberapa budak atau tahanan serta hewan. Peneliti meyakni bahwa gambar tersebut menunjukkan aktivitas yang berkaitan dengan perjalanan untuk mengumpulkan pajak.

"Kami tidak tahu dengan pasti siapa raja yang direpresentasikan di Hamdulab. Kami bisa menembak dengan alasan paleografik dan ikonografik," ujar Maria Carmela Gatto, peneliti dari Yale University.

Menurutnya, gaya ukiran menunjukkan bahwa relief tersebut dibuat pada Dinasti akhir, yakni sekira 3200 sampai dengan 3100 sebelum masehi. Ini diyakini sebagai masa kejayaan pemerintahan Narmer, yang merupakan raja pertama yang menyatukan wilayah utara dan selatan Mesir.

Raja tersebut juga diyakini oleh banyak peneliti sebagai firaun. Menurut Gatto dan tim peneliti, relief yang ditemukan menunjukkan waktu di lebih dari 5000 tahun lalu dan menampilkan penggambaran awal firaun.

"Ada penggambaran penguasa lokal sejak paruh pertama milenium keempat sebelum masehi. Namun, tampaknya Hamdulab berdasarkan tanggal menjadi representasi awal dari seorang raja yang menggunakan salah satu makhota penguasa seluruh Mesir," pungkas John Darnell, peneliti Egyptology di Yale University. (amr)

Selasa, 04 Desember 2012

NASA Luncurkan Misi Satelit Kecil Pertama di Dunia


detail berita

CALIFORNIA - Badan antariksa asal Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA) meluncurkan misi penerbangan satelit kecil pertama di dunia.Hardware Minisatellite ini, hanya memiliki berat 400 pounds dan didesain dengan teknologi yang lebih canggih ketimbang satelit NASA sebelumnya.

Dilansir Spacedaily, Selasa (4/12/2012), setelah dua kesukesan NASA dalam mengorbitkan satelit di tahun ini, misi NASA Fast, Affordable, Science and Technology Satellite (FASTSAT) akan sampai di tahap akhir.

FASTSAT telah berhasil mendemonstrasikan kemampuan untuk membangun, menyebar dan mengoperasikan misi penerbangan ilmiah dan teknologi. Satelit mini ini juga memiliki keunggulan terkait penekanan biaya yang lebih rendah ketimbang satelit sebelumnya.

Satelit ini dirancang, dikembangan dan diuji selama lebih dari 14 bulan di Marshall Space Flight Center NASA di Huntsville. Pembuatan satelit ini juga bekerjasama dengan Von Braun Center for Science and Innovation and Dynetics serta Department of Defense's Space Test Program.

"FASTSAT mendemonstrasikan  bahwa solusi 'outside the box' diberikan pada sebuah konsep yang sangat sinergis. Konsep sinergis ini terkait eksperimen yang memuaskan, muatan serta persyaratan peluncuran jadwal," ujar Mark Boudreaux, Project Manager FASTSAT di Marshall Center.

FASTSAT menggunakan perangkat keras komersial yang dikembangkan oleh NASA dan partner industri. Memiliki berat 400 pounds dan membawa enam teknologi serta percobaan ilmiah di bidang atmosfer.

Satelit ini memberikan kesempatan untuk melakukan penelitian yang invoatif. Selain itu, teknologi mumpuni yang mendukung kesiapan teknologi baru untuk misi masa depan.

"Kesuksesan misi ini membawa kami dekat untuk mewujudkan satelit unik, platform satelit kecil serta lingkungan yang diperlukan untuk menampilkan riset rendah biaya di luar angkasa," jelasnya. (fmh)

Silahkan anda buka di situs resmi : okezone.com

Robot NASA Mulai Analisis Sampel Tanah Mars


detail berita


CALIFORNIA - Robot jelajah buatan National Aeronautics and Space Administration (NASA) yang bertugas mengungkap potensi kehidupan masa depan di Mars, Curiosity, memulai analisis sampel tanah planet merah tersebut.

Dilansir Marsdaily, Selasa (4/12/2012), rover NASA Curiosity menganalisis sampel padat pertama dengan bermacam instrumen, termasuk instrumen Sample Analysis at Mars (SAM). SAM ini dikembangkan oleh Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, yang merupakan laboratorium portabel kimia yang disematkan pada robot tersebut.

SAM meneliti bahan kimia dari sampel serta memeriksa terkait material yang berhubungan dengan lingkungan yang mendukung potensi kehidupan. Sampel tanah Mars ini hadir dari wilayah Mars yang bernama Rocknest.

Sebelumnya, Rocknest merupakan tempat diambilnya sampel untuk analisis mineralogical oleh instrumen Chemistry and Mineralogy (CheMin) yang ada pada Curiosity. CheMin juga mendapatkan sampel baru dari dari sekop Rocknest.

SAM juga sebelumnya menganalisis sampel dari atmosfer atau udara di Mars. SAM bisa mendapatkan sampel padat Mars, baik melalui cara pengeboran atau sekop yang menggunakan bantuan lengan robot Curiosity.

"Ini adalah pertama kalinya kami telah menganalisis sampel padat dengan menggunakan ketiga instrumen yang terdiri dari SAM. Kami juga membersihkan sistem sampel manipulasi Curiosity serta berhasil menguji kemampuan robot untuk memindahkan sampel dari sistem manipulasi melalui rangkaian instrumen," jelas Paul Mahaffy, SAM Principal Investigator di NASA Goddard.

Informasi yang beredar beberapa waktu lalu menyebutkan, NASA dikabarkan akan mendiskusikan aktivitas terkini dari robot Curiosity, yang konon telah menemukan penemuan mikroba di planet merah tersebut.

Kendati demikian, kabar mengenai adanya temuan mengejutkan itu ditampik oleh NASA. "Rumor dan spekulasi mengenai adanya penemuan baru dari misi pada tahap awal ini adalah tidak benar," ujar pejabat Jet Propulsion Laboratory NASA di California. (fmh)

Silahkan anda ingin buka di situs resmi : okezone.com

Mungkinkah Suara Manusia Terdengar dari Luar Angkasa


detail berita

WASHINGTON - Tim peneliti dari Cambridge University Spaceflight (CUSF) ingin menguji apakah suara dapat terdengar dari luar angkasa. Penelitian ini dilakukan untuk menguji keabsahan teori lama yang menyebutkan bahwa suara tidak dapat didengar dalam ruang hampa.

Untuk itu, tim peneliti meluncurkan smartphone ke orbit di luar angkasa. Kemudian, mereka akan memutar video yang mengeluarkan bunyi teriakan manusia dalam berbagai cara.

Ketika video diputar, tim berharap untuk menemukan jawaban atas pertanyaan, apakah atau tidak setiap orang dapat mendegar Anda berteriak di luar angkasa. Edward Cunningham, salah satu peneliti yang terlibat dalam percobaan, menjelaskan alasan di balik penelitian tersebut.

"Pembenaran di balik ini adalah bahwa suara tidak dapat menempuh perjalanannya di luar angkasa. Dan, ini merupakan sesuatu yang kami katakan di sekolah dan Anda mengujinya di laboratorium," ujar Edward, seperti dikutip Foxnews, Senin (3/12/2012).

Ia mengatakan, timnya menyadari bahwa tidak ada yang benar-benar melakukan eksperimen di luar angkasa. "Kami berpikir ini akan menyenangkan untuk mencoba," ungkapnya.

Menurut CUSF, video yang diputar di luar angkasa tersebut merekam suara teriakan manusia selama 10 detik. Tim peneliti mendapatkan lebih dari 100 video dari seluruh dunia.

Dari total video yang terkumpul, akan diseleksi dan dipilih 10 video yang paling populer. Video populer top sepuluh tersebut akan digunakan dalam percobaan. Proses seleksi dilakukan melalui pemungutan suara secara online.

Ketika video tersebut diputar di luar angkasa, maka video tersebut akan dibarengi dengan perekam suara pada perangkat rekam lainnya untuk menangkap jeritan. "Saya pikir kami akan mendengar sesuatu, tetapi saya sedang menunggu apa yang sebenarnya akan kami dengar," jelasnya. (fmh)

Silahkan anda buka di situs resmi : okezone.com

Bulan Terbentuk Melalui Tubrukan Dahsyat


detail berita


WASHINGTON  - Ilmuwan di bidang planet menemukan bukti bahwa Bulan terbentuk ketika planet seukuran Mars membentur Bumi di awal waktu terciptanya. Ilmuwan dari Washington University di St Louis telah melaporkan penelitiannya dalam jurnal Nature.

Dilansir Labnews, Senin (3/12/2012), tim peneliti menemukan material kecil yang merupakan varian berat dari seng di batuan Bulan. Mereka menyimpulkan bahwa benturan tersebut kemungkinan menimbulkan "penyuburan", karena atom seng berat keluar dari awan yang terbentuk dari batu yang menguap (tercipta oleh tabrakan).

Batu yang mengalami proses vaporised (menguap) ini lebih cepat terbentuk ketimbang atom seng ringan. Kemudian, proses ini memilah massa yang dikenal sebagai fraksinasi isotop.

Ilmuwan telah melihat ini sejak misi Apollo pertama, yang membawa batu Bulan ke Bumi pada 1970. "Ketika batu dilebur dan kemudian menguap, isotop cahaya memasuki fase uap lebih cepat ketimbang isotop berat," ujar peneliti Frederic Moynier.

Dengan proses ini, lanjutnya, maka uap diperkaya dalam isotop ringan dan residu padat diperkaya dalam isotop yang lebih berat. "Jika kehilangan uap, residu akan diperkaya dalam isotop berat dibandingkan dengan material awal," tambahnya.

Untuk memastikan efeknya secara global, tim menganalisis 20 sampel batu Bulan. Sampel ini termasuk yang berasal dari misi Apollo 11, 12, 15, dan 17.  Sampel ini dikumpulkan dari lokasi yang berbeda pada bulan serta meteorit bulan.

Sebagai perbandingan, tim peneliti juga menganalisis batuan Bumi dan 10 meteorit Mars. Dibandingkan batuan Bumi atau batuan Mars, batuan Bulan memiliki konsentrasi seng lebih rendah, namun diperkaya dalam isotop seng yang berat.

Data isotop seng mendukung teori bahwa dampak besar memberikan peningkatan ke sistem Bumi-Bulan. "Karya ini juga memiliki implikasi bagi asal-usul Bumi, karena asal-usul Bulan adalah bagian besar dari asal Bumi," pungkasnya. (fmh)

Silahkan anda buka situs resmi : okezone.com

Sabtu, 24 November 2012

Mayoritas Penduduk Indonesia Menerima Pembangunan PLTN


detail berita


JAKARTA - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mengumumkan hasil jajak pendapat mengenai Iptek Nuklir 2012, Jumat (23/11). Hasilnya, mayoritas masyarakat setuju bila Indonesia membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). 

Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan PT Andira Karya Persada pada 7 Oktober hingga 21 Oktober 2012, menemukan bahwa 52,7 persen dari keseluruhan responden menerima pembangunan fasilitas PLTN di Tanah Air, sedangkan 25,23 persen tidak setuju dan 22,83 persen tidak tahu. 

"Dari hasil jajak pendapat ini menggambarkan persepsi masyarakat terhadap Iptek nuklir," kata Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto disela-sela pemaparan Temuan Jajak Pendapat Iptek Nuklir 2012 di kantor Batan, Jakarta (23/11/2012).

Jajak pendapat yang dilakukan intansi plat merah itu bertujuan guna mengetahui sejauh mana tanggapan dan pengetahuan masyarakat umum tentang Iptek nuklir dan pemanfaatannya untuk memberikan masukan bagi Batan. "Persepsi masyarakat tentang Iptek nuklir lebih baik tahun ini. Di mana meningkatnya persepsi posistif masyarakat terhadap kegunaan teknologi nuklir," tambah Djarot.

Batan rutin menggulirkan jajak pendapat berdasarkan penetapan Renstra PDIN 2010-2014. Awalnya, pada 2010 persepsi masyarakat secara nasional 59,7 persen menerima pemanfaatan Iptek nuklir dalam bidang energi melalui pembangunan PLTN, 25,5 persen menilai pembangunan PLTN dan 14,8 persen tidak tahu. Sedangkan pada 2011, terjadi penurunan penerimaan pembangunan PLTN dengan 49,5 persen setuju, 35,5 persen responden menolak, dan 15 persen tidak tahu.

Populasi survei merupakan seluruh warga negara Indonesia, Sampel dalam survei dirancang untuk merepresentasikan penduduk dewasa di seluruh Indonesia yakni minimal berusia 15 tahun atau pernah sekolah setingkat SLTA.

Survei menjaring 4 ribu responden, Dengan jumlah sampel sebanyak ini, ambang kesalahan (margin of error) diperkirakan lebih kurang 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Jumlah keseluruhan responden didistribusikan berdasarkan kategori lokasi, yaitu (i) 3 ribu responden untuk jajak pendapat nasional dengan Margin of Error (MoE) 1,8 persen dan (ii) seribu responden untuk wilayah cluster yang terdiri dari Jawa, Madura, dan Bali dengan MoE 3,2 persen. (fmh)

Bersumber : okezone.com

Rabu, 21 November 2012

Buku Kuno Awetkan Fosil Jejak Kumbang


detail berita

WASHINGTON - Segelintir bintik-bintik putih yang ditemukan di antara tinta buku-buku zaman pertengahan ternyata bukan sebuah tanda kesalahan cetak. Bintik tersebut sebenarnya merupakan rekaman fosil sejenis kumbang yang ada di Eropa.

Dilansir dari Live Science, Rabu (21/11/2012), bintik putih tersebut merepresentasikan sebuah lubang cacing tempat anak-anak yang menetas dari telur kumbang mencari jalan keluar. Kumbang tersebut biasanya meletakkan telur mereka dalam kayu keras yang digunakan untuk mencetak ilustrasi pada masa 1400 dan 1800.

Catatan yang ada mengungkap bahwa dua spesies kumbang yang sekarang berkumpul di Eropa Barat, dulunya tidak pernah bertemu. Tanpa bukti berupa lubang cacing tersebut, ahli biologi dari Pennsylvania State University, Blair Hedge mengatakan sejarah ini tidak mungkin bisa terungkap.

"Semua penemuan ini adalah tentang penyebaran lubang cacing. Sebelumnya tidak ada spesimen dalam toples atau apapun. Tidak ada informasi yang kita punya," ujarnya kepada Live Science.

Hedges mengukur bintik-bintik putih itu seiring meninjau buku-buku abad pertengahan di koleksi perpustakaan dan di arsip digital resolusi tinggi. Pada 473 cetakan yang dibuat antara 1462 sampai 1899, ia menemukan ribuan lubang, termasuk 3.263 lubang bulat sempurna yang tercipta saat kumbang keluar dari blok kayu ketika kumbang berusaha keluar.

Selain itu juga ditemukan 318 jalur yang berkelok-kelok. Jalur ini tercipta seiring kumbang membuat jalan dengan mengunyah serat kayu. Bukti semacam ini disebut fosil jejak.

Pada buku yang dicetak di kota wilayah utara seperti London, lubang- lubang tersebut cenderung kecil sekira 1,44 milimeter. Pelakunya adalah kumbang Anobium punctatum.

Sementara di kota-kota selatan Eropa, lubang-lubangnya lebih besar sekira 2,3 milimeter. Pelakunya adalah kumbang Oligomerus ptilinoides.

Kedua jenis kumbang ini tidak pernah bertemu dan tetap berada di wilayahnya masing-masing. Namun di masa kini seiring meningkatnya perdagangan kayu, kedua kumbang tersebut tersebar di berbagai wilayah Eropa. (yhw)

Bersumber : okezone.com

Media Sosial Berpotensi Membuat Sakit Jiwa


detail berita

JERUSALEM - Media sosial makin mudah diakses seiring makin banyaknya akses internet mobile. Selain memiliki dampak positif, sebuah penelitian terbaru oleh Uri Nitzan menunjukkan hal ini juga memiliki dampak negatif.

Dilansir dari Science Daily, Rabu (21/11/2012), peneliti dari Tel Aviv University's Sackler Faculty of Medicine and the Shalvata Mental Health Care Center itu mempresentasikan beberapa temuan berdasarkan prakteknya sendiri, terkait penderita psikosis (gangguan yang menyebabkan orang tidak mampu menilai realitas dengan fantasi dirinya) dan hubungannya dengan internet.

Menurut Nitzan, pasiennya memiliki beberapa kesamaan karakteristik yang penting, termasuk rasa kesepian atau perasaan rawan terhadap kehilangan atau keterpisahan dari orang tercinta, tidak berpengalaman dengan teknologi dan sama-sama tidak memiliki riwayat psikosis atau pelecehan apapun.

Dalam masing-masing kasus ditemukan hubungan antara perkembangan bertahap serta memburuknya gejala psikosis, termasuk delusi, kecemasan, kebingungan dan intensitas penggunaan komputer sebagai alat komunikasi.

Ketiga pasien Nitzan mencari tempat berlindung dari situasi kesepian dan menemukan penghiburan melalui hubungan virtual yang intensif. Meskipun pada awalnya hubungan ini positif, tapi selanjutnya mengarah pada rasa sakit, dikhianati dan penjajahan privasi.

"Seluruh pasien menumbuhkan gejala psikosis sesuai dengan situasinya, termasuk delusi terkait orang di balik layar dan hubungan mereka via komputer," ujar Nitzan.

Beberapa masalah lain yang ditemukan adalah soal distorsi geografis dan ruang, tidak adanya isyarat non-verbal dan kecenderungan untuk menciptakan idealisasi orang yang berkomunikasi dengannya, lalu menjadi intim tanpa bertatap wajah. Semua hal ini dapat berkontribusi pada putusnya hubungan pasien dengan realitas serta menumbuhkan kondisi psikosis. (yhw)

Bersumber : okezone.com

Ubur-Ubur Jadi Inspirasi Detektor Kanker


detail berita

WASHINGTON - Para peneliti mengatakan telah memperoleh inspirasi dari cara kerja tentakel ubur-ubur untuk cara mendeteksi kanker, mikroba serta virus.

Dilansir dari Live Science, Rabu (21/11/2012), sebuah peralatan yang dihasilkan oleh para peneliti itu dapat membantu orang agar mampu mendeteksi penyakit berbahaya secara cepat dan sensitif. Bentuknya berupa microchip dan diselimuti oleh beberapa benang DNA yang bisa menangkap protein.

"Alam telah mengatasi penghalang yang paling menantang. Evolusi benar-benar pemecahan terbaik untuk masalah dan ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari alam," ujar teknisi biologi, Jeffrey Karp.

Untuk menguji peralatan mereka, Karp bersama rekan-rekannya menciptakan sebuah untaian panjang DNA dengan aptamer yang akan terikat pada protein yang menyelimuti permukaan sel kanker manusia.

Melalui uji coba, sebuah sampel darah yang mengandung sel leukimia dialirkan ke alat yang telah dilengkapi tentakel DNA itu. Hasilnya, tentakel tersebut dengan efisien menangkap sekira 80 persen sel-sel itu.

"Chip yang telah kami kembangkan memiliki sensitivitas tinggi. Mulai dari sejumlah kecil darah, chiptersebut dapat mendeteksi serta menangkap populasi kecil sel kanker yang bertanggung jawab atas kambuhnya penyakit itu," terang peneliti yang pernah berada di laboratorium Karp, Weian Zhao. (yhw)

Bersumber : okezone.com

Selasa, 13 November 2012

Ilmuwan Selidiki Misteri Partikel Big Bang





detail berita


CALIFORNIA - Para ilmuwan di University of Huddersfield bekerjasama dengan para ahli di beberapa lembaga penelitian di dunia. Mereka berupaya mengungkap misteri dari partikel yang memainkan peran dalam penciptaan alam semesta.

Dilansir Sciencedaily, Senin (12/11/2012), keberadaan neutrino dan anti-neutrino, merupakan partikel yang hampir tak bermassa. Partikel ini mampu bergerak dengan kecepatan cahaya dari satu sisi bumi ke sisi bumi yang lain. 

Partikel ini juga telah dikonfirmasi keberadaannya oleh ilmuwan sejak lebih dari 50 tahun lalu. Para ilmuwan percaya bahwa partikel ini berkaitan dengan proses terjadinya Big Bang, yakni ledakan dahsyat yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi.

Partikel ini juga diyakini sebagai kunci terbentuknya alam semesta. Partikel ini sangat sulit dipahami oleh ilmuwan, karena ini merupakan partikel ringan yang bereaksi lemah dengan materi serta mampu berubah saat melakukan perjalanan. Proses berubahnya partikel ini ketika melakukan perjalanan dinamakan neutrino oscillation.

"Untuk mempelajari mereka (partikel neutrino), Anda harus menghasilkan partikel ini dengan harga yang sangat tinggi. Penelitian saya adalah semua tentang memaksimalkan produksi anti-neutrino," ujar Adriana Bungau, peneliti dari University of Huddersfield, yang juga merupakan anggota International Institute for Accelerator Applications.

Adriana juga menggeluti proyek internasional terkait desain dan konstruksi akselerator baru, di mana proyek ini akan menggunakan siklotron rendah energi untuk mengarahkan sinar proton pada target yang terdiri dari silinder berilium-9. Ini akan menghasilkan penciptaan lithium-8 isotop yang dengan cepat membusuk dan memproduksi jumlah besar anti-neutrinos, yang digunakan dalam eksperimen praktis. (fmh)

Bersumber : okezone.com

Jumat, 09 November 2012

Mirip Mitologi Yunani, Kambing Ini Memiliki Satu Mata


detail berita
 
NEW DELHI - Seekor kambing di Perundurai, Erode, India, hidup dengan hanya satu mata. Hewan ini menjadi perhatian warga setempat dan dikatakan mirip dengan makhluk dalam mitologi Yunani, Kiklops.

Kandasamy, pemilik kambing langka ini mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah menemukan kelainan pada kambing yang dikembangbiakkannya dalam waktu 10 tahun terakhir. Menurut K. Asokan, Kepala Kebun binatang Coimbatore VOC Park mengatakan, apa yang dialami kambing ini disebabkan karena kelainan genetik.

"Sangat jarang untuk melihat kambing ini di desa-desa," ujar Asokan, seperti dikutip International Business Times, Jumat (9/11/2012).

Di 2004, salah satu penduduk kota Folweni, Durban, Afrika Selatan dikejutkan dengan seekor kambing yang baru lahir dan memiliki satu mata di tengah bagian keningnya. Kambing ini dikatakan mirip Kiklops (mitologi Yunani).

Kabar tentang kelahiran kambing aneh ini menyebar dan banyak warga yang datang ke kota Folweni untuk menyaksikan penampilan kambing tersebut secara langsung. Beberapa orang menyarankan bahwa kambing langka itu harus disembelih atau dibunuh.

"Ya, ini memang lain dari normal dan ini tidak terlihat seperti kambing. Namun, itu tidak berarti hewan ini harus dibunuh. Hewan ini ciptaan Tuhan," jelas pemilik kambing tersebut, Rose Magubane.

Wikipedia menerangkan kambing merupakan binatang memamah biak yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya, termasuk Turki dan Eropa. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar.

Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter - 1,4 meter. Sedangkan ekornya 12 sentimeter - 15 sentimeter. Bobot kambing betina 50 kilogram - 55 kilogram. Sementara kambing jantan bisa mencapai 120 kilogram. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Artefak Emas Kuno Ditemukan di Bulgaria



 detail berita

SOFIA - Arkeolog asal Bulgaria menggali artefak emas kuno yang terdiri dari gelang dengan ornamen kepala ular. Selain itu, arkeolog juga menemukan tiara (mahkota) dengan motif hewan dan sepotong artefak kepala kuda di makam Trakia di Bulgaria utara.

Dilansir Reuters, Jumat (9/11/2012), artefak emas ini diyakini telah ada sejak akhir abad ke empat atau permulaan abad ketiga sebelum masehi. Benda bersejarah ini ditemukan di 150 makam kuno terbesar suku Thracian, Getae atau bangsa Dakia/Trakia yang pernah menghuni wilayah selatan Donau Hilir, yang kini merupakan Bulgaria Utara.

Temuan ini juga termasuk sebuah cincin emas, 44 aplikasi dari sosok perempuan serta 100 tombol emas. "Ini adalah temuan yang menakjubkan dari puncak kejayaan Getae," ujar Diana Gergova, kepala tim arkeolog di lokasi komplek pemakaman Getic kuno, di dekat desa Sveshtari, 400 kilometer sebelah timur laut Sofia.

"Dari apa yang kita lihat sampai saat ini, makam ini dapat dihubungkan dengan penguasa pertama Getic, Cothelas," jelasnya. Salah satu makam di sana, yang dikenal dengan Makam Sveshtari termasuk dalam World Heritage List PBB atau daftar warisan dunia dan lembaga kebudayaan, UNESCO.

Suku Trakia, diperintah oleh bangsawan prajurit yang kuat dan memiliki harta emas. Mereka pernah menghuni daerah yang memanjang di Romania modern dan Bulgaria, Yunani utara serta Turki pada 4.000 tahun sebelum masehi.

Suku Trakia juga tinggal di tepian peradaban Yunani dan Romawi. Mereka kabarnya sering terlibat bentrok dengan budaya yang lebih maju hingga suku Trakia ini masuk ke dalam Kekaisaran Romawi sekira 45 masehi. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Unik, Pembangkit Listrik Berbahan Bakar Urin


detail berita

JAKARTA - Pada ajang Maker Faire Africa yang dihelat di Lagos, satu tim yang terdiri dari empat remaja perempuan berhasil membuat generator dengan bahan bakar limbah. Uniknya, limbah yang digunakan untuk menghidupkan generator menggunakan urin atau air seni.

Dikutip dari Psfk, Jumat (9/11/2012), empat remaja perempuan asal Nigeria yang berusia 14 dan 15 tahun bernama Duro-Aina Adebola, Akindele Abiola, Faleke Oluwatotin, dan Bello Eniola membuat generator yang dapat memproduksi listrik enam jam hanya dengan satu liter bahan bakar urin.

Prosesnya, urin dimasukan ke dalam sel elekrolitik guna memisahkan hidrogen kemudian masuk ke filter air untuk pemurnian. Kemudian hidrogen didorong melalui tabung gas silinder ke silinder carian boraks untuk menghilangkan kelembapan dari gas hidrogen guna melalui proses pemurnian lebih lanjut.

Akhirnya, gas didorong ke generator dan menciptakan listrik. Penemuan ini sangat potensial untuk menggantikan sumber bahan bakar fosil yang kian langka. Mereka pun mengkalim metode ini aman dan dapat menggunakan. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Kapsul NASA Masa Depan Bakal Mirip Helikopter?

 
detail berita

CALIFORNIA - Badan antariksa asal Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA) kabarnya tengah menggarap sistem pendaratan baru pada kapsul luar angkasa besutannya. Bila selama ini kapsul NASA mendarat ke bumi menggunakan parasut dan tercebur di laut, kini dengan sistem baling-baling akan memungkinkan armada luar angkasa itu untuk mendarat di daratan yang lebih aman.

Dilansir Discovery, Jumat (9/11/2012), tim peneliti NASA baru-baru ini menguji sistem pendaratan baling-baling baru di NASA Kennedy Space Center. Ide ini ialah dengan menggunakan putaran baling-baling yang menggantikan parasut, sehingga pendaratan jauh lebih halus serta terkendali.

Sistem pendaratan baling-baling ini lebih mirip helikopter dan dirancang untuk kapsul yang terinspirasi dari pesawat luar angkasa Orion Multipurpose Crew Vehicle. Armada luar angkasa tersebut dijadwalkan beroperasi sebelum akhir dekade ini.

Ini merupakan sistem yang menarik, sebab memadukan stabiltitas dan kontrol helikopter untuk mendukung kesederhanaan sistem unpowered (tak bermesin). Sistem unpowered ini memungkinkan karena angin yang bergerak di atas kapsul tersebut cukup untuk menggerakan baling-baling.

Selain itu, aliran udara di sekitar engsel baling-baling akan menyeimbangkan posisi kapsul. Proses sistem pendaratan anyar ini disebut auto-rotasi. Meskipun ini sudah terbukti pada helikopter, namun ini belum pernah dicoba pada pesawat luar angkasa.

Pada pertengahan 1960-an, insinyur NASA pernah mempertimbangkan untuk menambahkan sistem rotor (baling-baling) pada pesawat luar angkasa Apollo. Dokumentasi mengenai penambahan sistem baling-baling ini sangat langka dan bahkan tidak memperoleh perhatian masyarakat.

Padahal, konon dengan sistem rotor ini memungkinkan bagi astronot yang ada di dalam kapsul luar angkasa untuk mengendalikan kapsul dan mendarat dengan lembut di darat. Mereka bisa mendarat dengan aman di manapun di bumi, tanpa perlu mengandalkan ribuan pelaut untuk memulihkan laut. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Selasa, 06 November 2012

Burung Ini Bisa "Berpikir" Cara Mengambil Makanan


detail berita

WINA - Seekor burung kakaktua di penangkaran hewan Austria, mengejutkan peneliti lantaran perilakunya yang cerdas ketika ia mengambil makanan. Kakaktua bernama Figaro ini menggunakan ranting kecil, yang ia jepit dengan paruhnya untuk mengambil kacang yang berada di luar jangkauan dirinya.

Di alam liar, spesies ini tidak menggunakan alat apapun untuk menyantap makanannya. Peneliti di Austria merekam aksi burung pintar tersebut, yang tengah meraih kacang di sisi luar kandangnya.

Tim peneliti percaya, Figaro merupakan kakaktua pertama di dunia yang pernah membuat tool atau semacam alat untuk mengambil makanan. Studi yang dilakukan peneliti asal Oxford University, Vienna University serta Max-Planck-Institute for Ornithology di Jerman ini diterbitkan dalam jurnal Current Biology.

Kemampuan unik Figaro ini memang langka. Beberapa burung lainnya dalam keluarga corvid seperti gagak New Caledonian juga bisa membuat alat-alat di alam liar. Kemampuan khusus ini sangat jarang dilaporkan pada spesies burung lainnya.

Pertama-tama, peneliti menguji apakah Figaro mampu meraih kacang dengan dibatasi oleh jeruji kandangnya. Kacang itu hanya berjarak beberapa centimeter, namun posisinya tidak memungkinkan ia untuk mengambil kacang dengan menggunakan paruhnya.

Figaro menggunakan ranting atau tongkat pendek untuk menjangkau makanannya, namun usahanya gagal. Lalu, ia membuat tongkat sendiri dengan cara menggigit balok kayu dan mendapatkan ukuran yang tepat untuk meraih kacang tersebut.

"Ini hampir, seolah-olah dia menemukan solusi dan kemudian berhasil menerapkannya. Tidak semua memahami dalam arti penggunaan alat memerlukan tingkat kecerdasan yang sangat tinggi," ujar Prof Kacelnik Kepada BBC Nature, seperti dikutip BBC, Selasa (6/11/2012).

Figaro merupakan burung satu-satunya di penangkaran Goffin yang terekam mampu membuat dan menggunakan alat. Prof Kacelnik mengatakan bahwa perilaku ini menunjukkan tingkat kecerdasan untuk menyelesaikan masalah baru pada spesies. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Selasa, 23 Oktober 2012

Wow Keren, Paus Bisa Tiru Suara Manusia


 detail berita
 
WASHINGTON - Peneliti dari National Marine Mammal Foundation, Sam Ridgway mengungkap analisis akustik yang menunjukkan bahwa paus Beluga bisa meniru beberapa pola suara manusia. Mamalia laut ini dapat mengulangi pola suara manusia tersebut ke dalam suara yang dikeluarkannya sendiri.

Dilansir Redorbit, Selasa (23/10/2012), temuan ini mengejutkan para ahli biologi laut. Mereka selalu menganggap paus menghasilkan suara dengan cara yang sangat berbeda dengan manusia.

"Observasi kami menunjukkan bahwa paus ini telah memodifikasi mekanika vokalnya. Kemudian, membuat suara yang menyerupai cara bicara manusia," jelas Ridgway .

Penelitian ini telah menggugah rasa ingin tahu Ridgway dan peneliti lainnya sejak 1984, di mana ketika itu para peneliti mendengar beberapa suara yang tak beraturan dan tidak biasa, yang datang dari kandang lumba-lumba serta paus.

Peneliti sempat mendengar seperti ada percakapan yang terjadi di kejauhan, yang mungkin dilakukan oleh dua orang. Namun nyatanya, suara itu kemungkinan berasal dari kolam paus tersebut. Bahkan, seorang penyelam yang ketika itu berada di salah satu kolam paus, menuturkan bahwa dirinya seperti mendengar suara yang memintanya untuk keluar dari kolam.

Inilah yang kemudian menjadi alasan kuat bagi peneliti untuk mengamati suara paus tersebut. Lalu, dilakukan penelitian dengan analisis akustik setelah merekam suara paus Beluga. Paus Beluga yang memiliki kemampuan meniru pola suara manusia ini disebut NOC.

Paus Beluga yang luar biasa ini terus membuat pola suara manusia lebih dari empat tahun, hingga hewan tersebut mencapai kematangan seksual. Menurut situs Nature, ilmuwan pada 1940 pernah mendengar suara paus Beluga yang membuat kebisingan, mereka mendeskripsikan suara tersebut mirip "anak-anak yang berteriak di kejauhan".

Ridgway dan timnya telah merekam suara tangisan NOC. Mereka mencatatkan bahwa suara hewan ini beberapa oktaf lebih rendah dibandingkan paus lainnya. Suara tersebut memiliki pitch atau nada yang serupa dengan suara manusia.

Kini, rekaman suara paus Beluga unik ini semua tersisa dalam penelitian NOC. Setelah menghabiskan 30 tahun di National Marine Mammal Foundation, NOC meninggal 5 tahun yang lalu. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Hujan Meteor Orionid Tampil Memukau di Angkasa

 detail berita
 
CALIFORNIA - Puncak hujan meteor Orionid yang terjadi pada Minggu (21/10/2012), telah tertangkap kamera dan tampil memukau di angkasa. Fenomena langka ini bisa disaksikan setiap Oktober, ketika bumi melewati aliran debu yang dibentuk oleh komet Halley.

Dilansir Softpedia, Senin (22/10/2012), meteor ini tampak seperti partikel yang menyala dan terlihat memancar keluar dari konstelasi Orion. Orionid sendiri dinamakan karena meteor ini berada di konstelasi Orion. Menurut astronom dari NASA, Mitzi Adams, Meteor ini menempuh perjalanan melintasi atmosfer bumi pada kecepatan 65 kilometer per detik (150 ribu mph).

Sementara menurut Space.com, fotografer Tommy Eliassen berhasil menangkap puncak hujan meteor Orionid ini di Korgfjellet, Hemnes, Norwegia pada Sabtu (20 Oktober 2012). "Meteor Orionid melesat di atas langit. Aurora borealis di ufuk utara dan Bima Sakti di atas tempat saya berpijak. Suhu sangat dingin, namun malam yang sempurna untuk mengabadikan hujan meteor Orionid," jelas Tommy.

Wikipedia menerangkan, hujan meteor Orionid atau yang biasa dikenal dengan Orionids, merupakan hujan meteor prolific (produktif) yang berkaitan dengan komet Halley. Orionids biasanya terjadi setahun sekali yang muncul selama sepekan di akhir Oktober.

Pertama kali, astronom E.C Herric melakukan observasi di 1839 dan 1840 untuk mengamati langit di malam hari pada Oktober. Hujan meteor Orionid dihasilkan oleh komet Halley yang melintas di atmosfer bumi. Komet Halley terkenal setelah astronom Edmund Halley menemukan komet tersebut dan melintas di sistem tata surya pada 1986.

Ketika komet melewati tata surya, matahari menyublim (mengubah uap air menjadi es) dan memungkinkan partikel batu untuk melepaskan diri dari komet. Semua partikel ini terus beredar di lintasan komet dan muncul sebagai meteor atau "bintang jatuh" ketika mereka melewati di atas atmosfer bumi. (fmh)

Bersumber : okezone.com 

Sabtu, 13 Oktober 2012

Peneliti Temukan Ukiran Misterius di Stonehenge



LONDON - Hasil pindai laser pada keseluruhan monumen Stonehenge mengungkap keberadaan 72 ukiran dari Zaman Perunggu Awal di lima buah batu. Ukiran tersebut tidak terlihat mata telanjang dan dibuat ketika batu di sana telah berusia 1.000 tahun.

Dilansir dari Archaeo News, Sabtu (13/10/2012), dari 72 ukiran yang ditemukan, 71 diantaranya menggambarkan kepala kapak zaman perunggu dan satu buah menggambarkan belati zaman perunggu.

Sebelum dilakukan survei dengan pindai laser, 46 ukiran lain (juga berbentuk kepala kapak dan belati) telah diperkirakan ada di Stonehenge. Pindai laser yang dilakukan telah mengonfirmasi kebenaran dugaan itu.

Bagian utama monumen batu purbakala tersebut dibangun pada tiga milenium sebelum masehi. Desain utamanya adalah sebagai kuil matahari yang diselaraskan dengan titik balik Matahari pada pertengahan musim dingin dan musim panas.

Sedangkan ukiran kepala kapak dan belati berasal dari periode misterius di masa 1800 sampai 1500 sebelum masehi. Di masa misterius tersebut, sejumlah besar kuil didirikan di sekitar Stonehenge. (yhw)

Bersumber : okezone.com 

Rabu, 10 Oktober 2012

Wuih.. Burung Elang Ini Terkam Bayi Buaya


 detail berita

DODOMA - Burung elang dikenal sebagai hewan karnivora yang memangsa mamalia kecil seperti tikus atau tupai. Hewan yang memiliki penglihatan tajam untuk mencari mangsanya ini justru menarik perhatian para turis di Selous Game Reserve, Tanzania, lantaran ia menerkam seorang bayi buaya.

Dilansir Telegraph, Rabu (10/10/2012), sebuah contoh rantai makanan yang tidak biasa dari salah satu hewan predator yang mampu terbang dan memiliki kaki yang kuat dan kuku yang tajam. Ketimbang memakan burung kecil atau ikan, elang ini menyergap seekor anak buaya dengan cengkraman kakinya. Momen ini pun sempat tertangkap oleh kamera.

Pemandu Safari, Mark Sheridan-Johnson, yang memelihara elang tersebut, mengabadikan momen langka tersebut. "Dalam sembilan tahun menjadi pemandu Safari, saya belum pernah melihat perilaku ini," ujar Mark.

Ia mengatakan, dirinya sering melihat elang tersebut memangsa ikan. Namun, kini ia pun terkejut bahwa yang disantap hewan itu adalah buaya sunga Nil (Crocodylus niloticus).

"Saya berpikir elang ini menjadi individu tunggal (satu-satunya) yang telah belajar bagaimana berburu buaya. Elang ini tentu tahu apa yang telah dilakukannya," kata Mark.

Wikipedia menerangkan, elang merujuk pada burung pemangsa berukuran besar dari suku Accipitridae, terutama genus Aquila. Elang merupakan salah satu dari hewan yang terdapat di seluruh Indonesia.

Elang adalah hewan berdarah panas, mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu pelepah. Elang berkembang biak dengan cara bertelur, yang mempunyai cangkang keras di dalam sarang yang dibuatnya.

Paruh elang tidak bergigi tetapi melengkung dan kuat untuk mengoyak daging mangsanya. Hewan ini mempunyai sistem pernapasan yang baik dan mampu membekali jumlah oksigen yang banyak yang diperlukan ketika terbang. (fmh)

Bersumber : okezone.com