Blogger news

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 11 Oktober 2012

Quote Steve Jobs Jadi Promosi Gmail di iOS





CALIFORNIA - Google melakukan pembaharuan pada aplikasi Gmail untuk iPhone dan iPad pada 28 September lalu. Dalam pratinjau produk, perusahaan yang berbasis di California itu memampang screenshots email yang memuat pesan Steve Jobs.

Tiga screenshots yang disampaikan Google pada iTunes App Store memberikan pratinjau mengenai kemampuan terbaru yang diusung aplikasi besutannya. Di mana tiga gambar itu menunjukan sebuah email bertajuk "Your favorite Steve Jobs quote." Demikian dilansir dari Softpedia, Kamis (11/10/2012).

“That’s been one of my mantras — focus and simplicity. Simple can be harder  than complex: You have to work hard to get your thinking clean to make it simple. But it’s worth it in the end because once you get there, you can move mountains,”
demikian quote yang terdapai di email dalam screenshoot.

Tidak diketahui pasti mengenai alasan menyematkan screenshoot tersebut. Namun,sepertinya Google tengah mencoba mendapatkan sisi baik Apple atau merupakan trik promosi untuk menggaet pelanggan. (fmh)


Bersumber : okezone.com 

SpeedUp Optimistis dengan Produk Garapan Sendiri





JAKARTA - Product & Marketing Director PT MLW Telecom Rachmad Wijaya Sakti optimistis dengan piranti keras serta lunak produk garapannya sendiri. Menurutnya, produk-produk lokal lain yang merupakan kompetitor cenderung mengambil barang dari China.

"Kami bukan seperti pemain lain yang ke China mengambil barang lalu menempelkan merek. Kami punya hardware dan software sendiri," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Meskipun begitu, ia juga mengakui bahwa komponen elektronik di Indonesia belum berkembang. "Karena itu, perusahaannya masih tetap mengandalkan pasokan komponen dari China," jelas Rachmad.

Dia mengatakan dalam produknya, desain serta komponen dirancang untuk kemudian dikerjakan di China. Sementara itu rancangan piranti lunaknya disesuaikan sendiri dengan piranti keras.

MLW Telecom bermula dari produsen modem yang kemudian berlanjut mengeluarkan tablet bersistem operasi Android mulai 2011 silam. Sudah ada empat produk yang menyandang nama SpeedUp keluar dari vendor ini.

"Semua produk kami selalu menarget kelas A dengan harga kelas B dan C. Range tablet kita dari 1,2 juta sampai 2,5 juta," imbuhnya.

Hari ini, vendor tersebut mengeluarkan tablet SpeedUp Note yang berukuran 5,3 inci. Di dalamnya, disematkan dapur pacu berupa prosesor Qualcomm Snapdragon 1GHz dan RAM 512MB. Tablet bersistem operasi Ice Cream Sandwich ini dibanderolnya Rp2,099 juta.

Dengan banderol harga di tingkat tersebut dan spesifikasinya, Rachmad merasa yakin SpeedUp Note maupun produk MLW Telecom lain bisa bersaing dengan tablet besutan sesama vendor lokal. "Kita percaya diri karena punya teknologi sendiri, software sendiri. Begitu juga dengan desain serta komponen," pungkasnya.
(amr)

Bersumber : okezone.com 

2013, Sony Mulai Luncurkan Smartphone Android Jelly Bean



 
JAKARTA - Google telah meluncurkan sistem operasi terbaru Android 4.1 Jelly Bean beberapa waktu lalu. Meski beberapa vendor telah meluncurkan perangkat mobile baru berbasis Jelly Bean, tapi Sony masih akan menunggu hingga tahun depan.

Marketing Manager Sony Mobile Communications Indonesia, Ika Paramita mengatakan, sampai akhir 2012, dia memastikan bahwa Sony tidak akan meluncurkan smartphone berbasis Jelly Bean.

“Sampai akhir tahun 2012, ketiga produk baru ini (Xperia miro, J, dan XL) akan menjadi fokus kami. Artinya sampai akhir tahun ini tidak ada produk baru dengan Jelly Bean,” ujar Ika di Wisma Pondok Indah I, Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Namun, Ika memastikan bahwa tahun depan, Sony pasti akan meluncurkan smartphone baru yang berbasis Jelly Bean. "Produk baru akan kita mulai hadirkan lagi tahun depan dan pasti ada yang berbasis sistem operasi Jelly Bean. Sony juga pasti selalu melihat bisnis dari eksternal dan internalnya," jelas Ika.

"Kami selalu mengikuti perkembangan teknologi. Jadi dengan produk baru pasti juga akan dilengkapi dengan software dan teknologi baru,"tambahnya.

Selain itu, Ika juga mengungkapkan bahwa Sony Mobile meraup keuntungan yang bagus di segmen smartphone kelas menengah. "Sejauh ini kami memiliki pasar yang bagus di middle segmen dengan harga smartphone mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp3 juta," pungkasnya.
(amr)

Bersumber : okezone.com 

Kolaborasi XL & Ericsson Tingkatkan Pengembangan Layanan M2M





JAKARTA – PT XL Axiata Tbk baru-baru ini mengumumkan kerjasama dengan perusahaan teknologi Ericsson. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan layanan M2M.

Arkav Juliandri, GM Cloud and Machine to Machine Technology Strategic Business & Innovation XL di Jakarta, Kamis (11/10/2012) mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk menerapkan platform M2M yang mendukung keleluasaan bagi XL untuk mengembangkan produk dan layanan M2M.

M2M atau Machine to Machine merupakan layanan yang memungkinkan perpindahan informasi, dari mesin yang satu ke mesin yang lain dengan menggunakan jaringan telekomunikasi.

Sejak didirikannya divisi M2M di awal 2012 lalu, hingga kini, XL telah memiliki 5 jenis layanan M2M dengan total lebih dari 92 ribu pelanggan, yang didominasi oleh kalangan industri.

Untuk mengembangkan layanan ini lebih lanjut, Direktur Teknologi, Content & New Business XL, Dian Siswarini dan Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Sam Saba, menandatangani kerjasama tersebut pada Kamis ini.

"Produk M2M XL ini baru 6, saat ini kami sedang mempersiapkan produk M2M lainnya, yang disesuaikn dengan kebutuhan market dan kami develop dengan skala prioritas," ujar Arkav.

Ia mengatakan, ekosistem harus sudah siap, baik dari sisi aplikasi, kemudian didukung dengan device, termasuk data plan (kapasitas bandwidth). Terkait barrier cost, perusahaan ingin menekan harga agar tidak memberatkan bagi pelanggan.

"Harga di bawah Rp1,5 juta. Karena bila diatas itu, sangat berat. Kami ingin kolaborasi. Yang saya suka dari Ericsson, mereka men-deliver platform ini melalui cloud," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan kerjasama ini diharapkan terwujudnya efisiensi. "Insya Allah di 2013, kami break di satu juta pelanggan (M2M). Terkait jaringan, kami ingin 3G, tetapi kalau terlalu memakan bandwidth, maka ke 2G," tuturnya.

"Kami optimis ini bisa menjadi breakthrough. Di 2015, kami harapkan mencapai hingga 25 juta pelanggan (M2M)," tambahnya. Kerjasama ini, menurutnya,  tidak hanya menguntungkan dari sisi teknologi, tetapi juga ada komitmen terkait bisnis ke depan.

Agus Iljusiantono - GM Marketing Product Development XL mengungkapkan, platform ini akan menyederhanakan proses di XL, mulai dari delivery sampai post monitoring. Selain itu, platform memberi kemudahan untuk multi-industri. Sebab, masing-masing aplikasi memiliki kebutuhan yang berbeda.
(amr)

Bersumber : okezone.com